Monday, July 10, 2023

TIPS SUKSES JUALAN DITIKTOK BAGI PEMULA

Hallo para pemula yang ingin berjualan di tiktok. berikut beberapa tips cara sukses berjualan di TikTok:

Pilih produk yang tepat. Hal Apa Yang Menbuatmu Tertarik? Apa yang Anda tahu banyak tentang? Menurut Anda, produk apa yang akan diminati audiens target Anda? Setelah Anda tahu apa yang ingin Anda jual, Anda bisa mulai meneliti produk dan mencari pemasok.

Buat konten yang menarik. Video TikTok Anda harus menarik, informatif, dan menghibur. Gunakan video dan audio berkualitas tinggi, dan pastikan video Anda diedit dengan baik. Anda juga dapat menggunakan overlay teks, musik, dan efek untuk membuat video Anda lebih menarik.

Gunakan hashtag yang relevan. Tagar adalah cara yang bagus untuk membuat video Anda dilihat oleh lebih banyak orang. Saat Anda membuat video, pastikan untuk menggunakan tagar yang relevan yang kemungkinan besar akan dicari oleh audiens target Anda.

Jalankan kontes dan hadiah. Kontes dan hadiah adalah cara yang bagus untuk membangkitkan kegembiraan dan keterlibatan seputar produk Anda. Saat Anda mengadakan kontes, pastikan untuk menetapkan aturan dan hadiah yang jelas, dan promosikan secara luas di TikTok.

Siaran langsung. Streaming langsung adalah cara yang bagus untuk terhubung dengan audiens Anda dan membangun hubungan. Saat Anda melakukan live streaming, pastikan untuk berinteraksi dengan penonton, menjawab pertanyaan mereka, dan memberi mereka gambaran di balik layar tentang bisnis Anda.

Selamat bersenang-senang! TikTok adalah platform media sosial, jadi penting untuk bersenang-senang dengannya. Jika Anda tidak bersenang-senang, hal itu akan muncul di video Anda, dan kemungkinan kecil pemirsa akan berinteraksi dengan Anda.

Saya harap tips ini membantu Anda menjual dengan sukses di TikTok!


Thursday, August 29, 2019

Cara Berjualan Laris Manis di Shopee Untuk Pemula, Trik Jualan dan Cara Promosi Tahun 2019


Ada beberapa kemuungkinan bagi anda yang ingin tahu cara berjualan di Shopee sangat tepat sekali bisa belajar bareng dengan saya. Apalagi yang ingin sukses laris manis jualan di di Shopee. Nanti kita sama-sama akan belajar tentang cara jualan di shopee, cara buka toko di shopee, cara menambahkan produk di shopee, cara pembayaran di shopee lewat indomaret atau transfer bank, cara promosi atau iklan di shopee dan lain-lain.
Tentunya zaman sekarang sudah eranya belanja keperluan pribadi lewat online shop ya, mulai dari fashion, makanan, Untuk kamu yang ingin punya penghasilan sendiri, tidak ada salahnya untuk mencoba marketplace yang satu ini.
Shoope adalah salah satu marketplace yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Seperti yang kita tahu, sebelumnya sudah muncul marketplace raksasa seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Bli Bli, Kaskus, Elevenia dan lain-lain.
Shopee hadir dengan warna baru dan karakteristik yang yang unik. Dengan dominan warna orange nya, Shopee hadir untuk merebut orang-orang untuk berjualan dan berbelanja di Shopee.
Apalagi sekarang, sedang heboh-hebohnya Shopee menawarkan subsidi ongkir sampai dengan Rp. 40.000,- untuk yang berbelanja disana. Mantap jua kan? Lumayan lah Rp 40.000, buat belanja atau keperluan yang lain.
Tapi ada batas minimal belanja ya, yaitu Rp 70.000. Promo subsidi ongkir ini akan diperpanjang sampai dengan September 2019.
Sebelum kita mulai belajar cara jualan di Shopee, saya mau nanya. Apakah Anda sudah punya produk yang dijual? Yakin produk tersebut akan laris? Apakah banyak peminatnya? Jika masih ragu, Anda bisa ikut sukses menjadi reseller dropship custom case.

Cara Promosi Ketika Berjualan di Shopee

Baik ketika temen-temen sudah menambahkan semua produk ke lapak Shopee, selanjutnya yaitu memprosikan produk jualan kita, lalu bagaimana cara promosi yang efektif nih? Baik sedikit Berbagi pengalaman saja ya
Belum punya produk? Silahkan temen-temen bisa jualan grosir baju, fashion wanita dan pria Tersedia banyak katalog terbaru 2019
  1. Gunakan fitur “naikkan produk” yang tertera dibawah gambar produk. Maksimal menaikkan produk adalah 5 item selama 4 jam. Berarti selama 4 jam produk kita bisa dipromosikan gratis melalui shopee.
  2. Gunakan “Iklan”. Iklan disini adalah berbayar, jadi kita input kata kunci untuk produk yang akan diiklankan. Misalnya, saya punya produk “Custom Softcase dan Hardcase untuk semua tipe Hp. Berarti kata kuncinya bisa softcase samsung, softcase vivo, hardcase xiaomi, dll. Usahakan lebih rinci lebih baik agar budget iklan kita tidak cepat habis.
  3. Promosikan lewat Grup Whatsapp, BBM, atau Facebook. Dengan ini banyak kerabat atau teman kita jadi tau akan poduk yang kita jual.
  4. Gunakan Instagram sebagai media galery produk. Karena dengan photo yang menarik orang akan penasaran dengan produk yang kita jual.
  5. Gunakan iklan FB-Ads sesekali di akhir pekan untuk menjangkau orang lebih luas. Karena dengan FB-Ads sendiri kita bisa memfilter siapa target market kita. Sehingga iklan pun jauh lebih efektif
  6. Istiqomah dalam promosi dan meningkatkan kualitas pelayanan dan produk.

Trik Cara Berjualan di Shopee

Mengenai cara berjualan di Shopee ini sangat penting ya. Trik dan tips ini bisa dilakukan di Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Bli bli, Elevenia, dan lain-lain. Jangan sampai kita salah dalam berjualan di Shopee, akibatnya banyak peluang yang kita buang begitu saja.
Harus dengan perhitungan dan riset yang kuat sebelum kita menentukan produk apa yang diminati pasar, cara memberi judul produk, cara riset iklan, dan cara memberikan deskripsi produk yang baik.
Deskripsi Produk yang Jelas
Deskripsi adalah penjelasan produk yang akan kita jual. Siapkan deskripsi yang jelas mengenai bahan baku, ukuran, warna, kelebihan, kekurangan, dan lain-lain.
Deskripsi yang jelas akan mampu meyakinkan calon pembeli untuk membeli di toko kita. Sebaliknya, deskripsi yang tidak jelas, terlalu singkat, dan cenderung berantakan akan membuat membuat orang berpikir bahwa penjual ini ga niat jualan. Akibatnya ga jadi beli deh, sayang banget kan.
Intinya cari deskripsi yang sejelas-jelasnya. Buat Copywriting yang dahsyat agar pembeli dapat take action. Tapi ingat, jangan berlebihan apalagi berbohong dengan produk yang kita jual ya. Misalnya kita jual jam, kita jelaskan bahwa jam tangan tersebut original, padahal KW alias palsu.
So, buat deskripsi produknya dengan menarik ya, cantumkan selengkap-lengkapnya. Jangan lupa pengaturan baris, spasi, dan baris dengan rapi supaya mudah dibaca. Bisa cantumkan nomer kontak yang bisa dihubungi jika calon customer mau diskusi atau bertanya.
Penawaran Harga Terbaik
Terus gimana caranya menentukan harga terbaik? Baik, sebelum memutuskan harga pada produk kita, coba lirik dulu harga pada kompetitor kita di Shopee. Berapa mereka menjual barangnya, deskripsi apa yang mereka tampilkan, dan penawaran apa yang mereka promokan.
Sudah lihat harga toko sebelah? kalau sudah baru perhitungkan harga, namanya kompetitor banyak jadi margin keuntungan jangan terlalu besar ya, sekitar 10-20% saja sudah cukup.
Misal kita mau menjual custom case, toko sebelah rata-rata menjual diatas Rp 75.000, ya udah kita produksi sendiri. Jika tidak punya modal membeli mesin cetaknya, ya sudah dengan sistem dropshiper.
Untuk menjadi seorang dropshiper kita harus cari produsen yang termurah dan berpengalaman. Bisa cari lewat Instagram, facebook, Website, atau dengan mencari didekat kediaman kita.

Tuesday, February 5, 2019

7 Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula dan Milenial



7 Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula dan Milenial

Kesuksesan merupakan sesuatu hal yang dicari setiap orang dan diperjuangkan. Salah satu cara yang banyak dilakukan orang untuk meraihnya adalah dengan memulai bisnis. Bisnis bagi pemula biasanya terbatas pada modal apalagi bagi pengusaha yang baru berusaha di usia yang masih dikategori usia muda. Pemikiran untuk menjadi pengusaha sudah menjadi tren di semua kalangan masyarakat, terutama kalangan muda.
Untuk sukses memulai bisnis tidak selalu berjalan lancar, diperlukan beberapa keahlian dan langkah yang harus dilakukan dengan benar. Usaha,usaha, dan usaha adalah jalan menuju kesuksesan yang sebenarnya. Berikut ini adalah 7 tips untuk sukses memulai bisnis untuk pemula, yuk simak baik baik.
1.                 Fokus kepada peluang bisnis yang ada
Seiring dengan semakin berkembangnya dunia maya, saat ini seakan-akan semua hal dapat menjadi peluang bisnis. Dengan begitu banyaknya peluang yang dapat diambil, mungkin kamu akan bingung dalam memilih satu peluang yang akan dikembangkan. Sehingga banyak orang yang malah mencoba untuk mengembangkan banyak peluang dalam waktu yang bersamaan. Namun apa itu benar? Tidak ada yang benar atau salah, karena semua itu tergantung pada kemampuan setiap orang, namun akan lebih baik jika kamu fokus pada satu peluang saja.
Dengan kamu fokus pada satu peluang, maka seluruh ide dan pikiran kamu untuk mengembangkan bisnis akan lebih terarah. Hal ini akan memudahkan kamu dalam mengeksekusi semua ide-ide tersebut. Mengurus satu bisnis saja sudah sulit, apalagi kalau banyak, ya nggak?
2.                 Lakukan hal yang kamu sukai agar menghasilkan uang

Dalam melakukan apapun juga, jika kita menyukai apa yang kita lakukan, maka kita akan melakukannya dengan sepenuh hati. Bukan karena paksaan sehingga bisa lebih maksimal.. Namun bagi kamu yang bercita-cita menjadi pengusaha, jangan memulai bisnis hanya karena melihat untung yang besar, terlihat keren, atau karena disuruh. Biasanya, hal yang baik untuk dilakukan ketika memulai bisnis adalah, berdasarkan hobi. Jika hobi kamu adalah fotografi, kamu bisa mulai menjual perlengkapan kamera. Dengan begitu, hobi kamu terpuaskan dan mimpi membuka usaha pun tercapai.

3. Kuasai segalanya tentang bisnis kamu

Di awal memulai bisnis, umumnya jarang ada investor yang berani menaruh uangnya disana. Namun kesempatan itu bisa datang kapanpun, jadi kamu harus kuasai betul segalanya tentang bisnis yang kamu geluti dan selalu siap menjelaskan dengan sejelas-jelasnya. Hal ini dimaksudkan agar kamu dapat membuat investor yakin bahwa ia menaruh uangnya di tangan yang tepat, yaitu kepada kamu, orang yang paling paham tentang bisnis ini.
4. Selalu mau belajar dan belajar dari orang lain

Semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak ada orang yang mengetahui segala hal, maka itu sangatlah penting untuk bersikap terbuka pada pandangan atau pemikiran orang lain. Dengan berkonsultasi dengan orang lain seperti mentor, teman, atau orang sukses lainnya, kamu dapat mengambil pelajaran dari apa yang sudah dilakukannya. Pilihlah mentor, teman atau orang yang sudah sukses untuk menjadi penasehat kamu, tempat kamu berdiskusi tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk sukses. Lebih banyak mendengar akan lebih baik daripada lebih banyak berbicara.
5. Hiduplah dengan sederhana dan apa adanya

Lupakan semua keindahan dari menjadi pengusaha. Mobil mewah, makan mewah, rumah besar, atau segala hal yang menunjukkan kemewahan. Hiduplah dengan pandangan bahwa kamu adalah pemula yang membutuhkan uang untuk sukses. Dengan begitu, kamu akan lebih menikmati proses menuju sukses dan segala hal yang kamu impikan itu akan datang pada saatnya nanti.
6. Belajar, belajar, belajar dari kegagalan

Ada 2 pilihan dalam hidup kita yang menentukan kesuksesan, yaitu untuk maju atau diam. Jika kamu ingin maju, maka kamu juga harus siap untuk menghadapi kegagalan. Karena tidak semua yang kamu rencanakan selalu berjalan lancar sesuai keinginanmu. Justru kegagalan harus terjadi untuk mengajarkan kamu dan mempersiapkan kamu untuk menjadi orang yang sukses nantinya. Ketika gagal, jangan putus asa, terus mencoba dan belajarlah dari pengalaman itu. Kegagalan itu guru terbaik loh!
7. Pastikan bahwa konsep bisnis kamu yang terbaik di yang ada

Jalankan konsep bisnismu dengan modal seadanya untuk memberi bukti nyata kepada investor. Ketika kamu sudah menunjukkan bahwa konsep kamu yang terbaik, lalu percayalah bahwa para investor yang akan mencari kamu.


So, jangan ragu untuk memulai bisnis meski kamu baru pemula, terus belajar dan ambil peluangmu. Tidak ada yang tidak mungkin selama kamu berani bermimpi dan mau berusaha. Jalani semua yang kamu inginkan dengan selalu memberi yang terbaik karena percayalah, proses tak akan mengecewakan hasilnya. Selamat sukses dan semangat! Semangat!!!

Monday, January 21, 2019

TIPS Jitu Menaklukkan UNBK SMP dan SMA Tahun 2019


TIPS Jitu Menaklukkan UNBK SMP dan SMA Tahun 2019

Ujian Nasional sebentar lagi! Bagaimana perasaanmu? Apakah sudah deg-degan dari sekarang? Apalagi buat yang akan melaksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK), pasti makin panik ya? Jangan takut! Hal apa saja ya yang perlu dipersiapkan? Yuk, ikuti jurus jitu berikut ini! 
1. Perhatikan tata cara pengerjaan soal UNBK 
Saat ujian dulu kita terbiasa di atas kertas, tetapi kini sudah berubah dengan menggunakan komputer. Hal ini tentu akan ada mekanisme yang berbeda dari ujian sebelumnya. Nah, supaya kita lebih siap menghadapi ujian maka kita harus pelajari dengan baik juga nih tata cara pengerjaan soal UNBK!
2. Jadikan kisi-kisi SKL UNBK 2019 panduan belajar 
3. Jangan khawatir berlebihan!
Mungkin karena menggunakan metode yang baru, maka kita jadi khawatir berlebihan. Seperti bagaimana kalau komputernya rusak? Atau koneksi internetnya yang lemot? Atau jangan-jangan jawaban yang sudah dipilih tidak terbaca di sistem? Dan kekhawatiran lainnya.
4. Jangan pernah lengah, selalu teliti setiap saat! 
Saat di ujian nanti, harus selalu teliti ya! Baca dengan seksama pertanyaan, maupun jawaban yang dipilih. Tidak perlu terburu-buru, yang penting mengerjakannya perlahan namun pasti sehingga lebih mantap! Kalau ada sisa waktu, bisa juga dimanfaatkan untuk mengecek ulang jawabanmu kembali sehingga tidak ada yang terlewatkan.
5. Maksimalkan persiapan dengan simulasi 
UN berbasis komputer mungkin memang baru, tetapi bukan menjadi halangan untuk tetap bisa berhasil di ujian yang akan datang. Cara yang terbaik untuk siap saat mengerjakan soal nanti adalah dengan melakukan simulasi. Misalnya, saat simulasi di sekolah, coba perhatikan sesi belajar ini dengan baik supaya tidak ada yang kelupaan. Manfaatkan juga sebagai sarana bertanya kepada guru apabila ada hal yang masih kita bingung.
6. Cari solusi belajar yang solutif!
Meski untuk menghadapi ujian ini kegiatan kamu semakin padat, maka harus pintar untuk membagi waktu belajar nih! Tapi bagaimana kalau misalnya, saat sedang belajar kamu mengalami kesulitan? Padahal ujian semakin dekat, dan butuh solusi belajar yang cepat untuk bantu menguasai materi yang diujikan.

Sunday, January 13, 2019

10 Tips Lolos SBMPTN Untuk Kamu Yang Akan Kuliah Tahun 2019

SBMPTN merupakan salah satu peluang dan harapan bagi Kamu untuk bisa berkuliah di perguruan tinggi negeri. SBMPTN merupakan ujian tertulis yang akan menyeleksi Kamu agar bisa diterima di perguruan tinggi negeri dengan jurusan yang Kamu pilih. Kesuksesan Perlu dikejar, Dia tidak akan datang dengan sendirinya.
Berikut 10 tips lolos SBMPTN yang bisa Kamu coba :
1. Tentukan Target
Tentukan targetmu terlebih dahulu karena akan lebih mudah untuk berhasil jika Kamu paham pada targetmu sendiri. Jurusan apa dan universitas apa yang Kamu targetkan. Kemudian berusahalah sambil terus mengingat target yang Kamu miliki.
2. Tetapkan Motivasi
Motivasi dirimu sendiri agar Kamu bisa mengeluarkan kemampuan terbaikmu dalam mengikuti SBMPTN. Jika Kamu merasa lelah, Kamu bisa kembali mengingat motivasimu sehingga Kamu bisa kembali bersemangat.
3. Buat Jadwal Belajar
Buatlah jadwal belajar untuk dirimu sendiri. Tentukan kapan saja Kamu harus belajar dengan efektif. Ikuti jadwal belajar yang sudah Kamu buat dengan disiplin.
4. Belajar Berkelompok
Jika Kamu kesulitan belajar sendiri, Kamu bisa belajar secara berkelompok. Buatlah kelompok belajar bersama teman-temanmu agar kalian bisa saling membantu.
5. Ikuti Bimbingan Belajar
Bergabunglah dengan program bimbingan belajar. Kamu bisa mendapatkan bantuan belajar yang tepat dan ilmu yang Kamu dapatkan juga akan semakin terarah.
6. Fokus Latihan Soal
Supaya bisa lolos SBMPTN Kamu harus banyak-banyak berlatih mengerjakan soal. Kumpulkan soal-soal SBMPTN tahun-tahun sebelumnya dan gunakan untuk berlatih.
7. Sempatkan Istirahat
Jangan terus mendorong dirimu sendiri untuk belajar setiap saat. Meskipun Kamu memang harus berusaha keras namun ada waktunya Kamu harus beristirahat. Luangkan waktu untuk beristirahat agar kesehatan tetap terjaga dan Kamu siap menjalani ujian.
8. Bertanya pada Senior
Kamu bisa bertanya pada senior yang sebelumnya telah menjalani SBMPTN. Tanyakan bagaimana ujiannya, seperti apa suasananya, apa saja yang harus dipersiapkan, dan apa tips yang bisa dilakukan.
9. Minta Restu Orang Tua
Restu orang tua adalah yang terpenting saat Kamu akan melakukan apapun. Kamu harus meminta restu dari orang tuamu agar Kamu bisa mendapat kemudahan untuk lolos SBMPTN.
10. Berdoa dan Percaya Diri
Jangan lupa berdoa sebelum menghadapi ujian SBMPTN. Berdoa bisa membantu Kamu lebih tenang dan lebih percaya diri. Kepercayaan diri sangat dibutuhkan saat menjalani ujian agar Kamu lebih yakin dan fokus.
Itulah 10 tips lolos SBMPTN yang bisa Kamu lakukan. Satu hal yang terpenting adalah Kamu harus yakin pada dirimu sendiri. Yakinlah bahwa Kamu pasti bisa menjalani ujian dengan baik dan bisa lolos diterima di universitas impianmu. Gapai Suksesmu dimasa muda, Banggakan Orang Tua dengan Kamu diterima di Perguruan Tinggi Negeri Impianmu.

Thursday, January 3, 2019

TIPS MENJADI MAHASISWA SUKSES


TIPS MENJADI MAHASISWA SUKSES

Dalam hal pengalaman kesuksesan kuliah tiap orang tentu saja akan berbeda. Cara yang paling efektif untuk seseorang, bisa jadi tidak efektif  bagi orang lain. Tetapi dengan mengikuti beberapa prinsif dasar, kalian akan dapat memperoleh atau bahkan meraih kesuksesan yang sama. Berikut beberapa Tips Menjadi Mahasiswa Sukses :

1.     Tentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang
2.     Membuat jadwal kegiatan dan rencana belajar
3.   Datangi dosen pada saat jam kerja dan berdiskusi tentang materi kuliah
4.     Menggunakan teknik belajar dan mencatat
5.     Aktif di kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
6.     Memanfaatkan perpustakaan dan pusat karier
7.     Pilih mata kuliah yang bervariasi baik dari beban SKS maupun tingkat kesulitanya
8.     Rajin Kuliah dan Aktif di kelas
9.     Memanfaatkan peralatan belajar
10. Mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian
11. Membuat kelompok belajar dan meminta saran dari teman tentang hal yang belum diketahui
12 Tidur cukup. Mahasiswa juga butuh istirahat yang cukup agar sehat secara fisik dan psikis.

Tuesday, January 1, 2019

15 TRIK SUKSES BELAJAR BIOLOGI UNTUK SISWA SMP DAN SMA


Berikut kami sajikan beberapa tips sukses buat kamu kamu yang merasa kesulitan belajar mata pelajaran Biologi, jika dijalankan secara berurutan kesuksesan menantimu, perlahan-lahan karena semua tidak ada yang instan, butuh proses menuju keberhasilan. Yuk simak baik baik...

  1. Mata Pelajaran Biologi sebagian besar materinya adalah teori, maka sering-seringlah membaca. Semakin sering membaca kalian akan semakin hafal, seperti hafalnya kalian pada rute jalan menuju ke sekolah karena setiap hari kalian melaluinya.
  2. Karena di biologi banyak istilah yang mengguanakan bahasa asing (latin) dan seringkali sulit untuk mengingat/menghafalkan, maka buatlah semacam kartu istilah biologi. Kartu dengan ukurang kecil yang mudah dibawa/dimasukkan ke dalam saku. Setiap kartu memuat beberapa istilah. Sering-seringlah membaca kartu, di setiap kesempatan. Semakin sering dibaca, semakin lebih cepat hafal.
  3. Membuat kartu skema/siklus/daur/proses-proses yang terjadi di biologi, seperti siklus metamorphosis, metagenesis, siklus hidup hewan-hewan avertebrata, dll. Sering-seringlah membacanya.
  4. Menghafalkan istilah-istilah biologi di setiap aktivitas. Seperti, ketika di dapur, sedang membantu memasak, sambil memotong sayur juga sambil menghafalkan nama ilmiahnya, ketika kalian makan, sambil mengingat, enzim apa sajakah yang bekerja di mulut, lambung, usus halus, dll.
  5. Memahami peta konsep dari materi yang dipelajari. Yakinkan bahwa kalian sudah mempelajari setiap bagian dari peta konsep tersebut dan sudah memahaminya. Jika ada bagian dari peta konsep yang belum kalian pahami, segera tanyakan atau minta penjelasan kembali dari guru/orang yang kalian perkirakan bisa membantu.
  6. Gunakan imajinasi kalian untuk memahami setiap materinya. Usahakan untuk setiap hal yang dipelajari kalian bisa melihatnya dalam bentuk gambar, model, atau benda aslinya, karena ilmu biologi adalah ilmu yang riil, bukan imajiner.
  7. Amati apa saja yang terjadi pada tubuh kalian, dan juga lingkungan sekitar kalian, karena penerapan ilmu biologi bisa diamati dalam tubuh kalian, dari materi yang paling kecil (DNA) hingga keseluruhan kehidupan di permukaan bumi (biosfer).
  8. Seluruh kegiatan kalian dari bangun tidur sampai tidur kembali, ketika tubuh kalian bergerak, beraktivitas, dan berpikir, pelajari itu sebagai bagian dari ilmu biologi, kaitkan dengan materi pelajaran biologi. Semakin kalian menemukan banyak pertanyaan dari apa yang terjadi pada tubuh kalian, itu awal dari sebuah kepandaian. Cari segera jawabannya, dengan membaca atau bertanya kepada orang yang lebih tahu.
  9. Lingkungan tempat tinggal kalian : lingkungan rumah, halaman, pemandangan sepanjang jalan yang kalian lalui, tempat-tempat baru yang kalian kunjungi, dari yang dekat sampai yang paling jauh, disana kalian akan menemukan berbagai jenis makhluk hidup yang beraneka ragam. Rekam dengan baik apa yang kalian amati dalam memori otak kalian, dari hal-hal yang kecil hingga hal-hal yang besar, cari tahu dan tanyakan segala sesuatu yang baru dan menarik perhatian kalian, kemudian lihat dan pikirkanlah bahwa seluruh makhluk hidup di permukaan bumi terbingkai dalam sebuah jarring-jaring kehidupan yang sempurna.
  10. Melakukan percobaan/eksperimen atau observasi dengan sesuatu yang sederhana tentang hal-hal yang ada di sekitar kalian, seperti : mengamati perkecambahan biji tanaman, arah gerakan batang tanaman, titik tumbuh tanaman, dll.
  11. Manfaatkan fasilitas Lab IPA/Lab Biologi seoptimal mungkin. Usahakan kalian mengenal dan memahami betul model, alat peraga, semua alat dan bahan serta petunjuk penggunaannya. Mintalah petunjuk guru/laboran dalam penggunaanya.
  12. Memiliki dan membaca buku referensi yang cukup, akan lebih baik jika buku referensinya banyak memuat gambar-gambar yang akan memudahkan memahami materi pelajaran.
  13. Mengerjakan soal-soal di buku latihan soal yang khusus (Lembar Kerja Siswa, Buku Kerja Siswa, Buku Kumpulan Soal, dll.)
  14. Menyaksikan video/film/media audio visual lain yang berkaitan dengan biologi. Bisa membeli/meminjam. Untuk memperkaya pengetahuan tentang ilmu biologi dan agar bisa lebih hafal dengan istilah-istilahnya dan lebih paham tentang kandungan materinya, baca dan pelajari biografi singkat dari tokoh-tokoh/ilmuwan di bidang biologi.
  15. Jika kalian merasa sudah belajar sungguh-sungguh namun belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan, baca kembali biografi tokoh/ilmuwan di atas. Mereka menjadi ilmuwan dan nama mereka dikenang sepanjang zaman karena mereka pantang menyerah di tengah kegagalan. Diterimanya mereka di dunia science memerlukan banyak pengorbanan dan waktu yang tidak singkat. Kalau mereka bisa, pastinya kalian juga bisa.
  16. Melaksanakan setiap point di atas dengan penuh kesungguhan.


MENUJU KESUKSESAN BUTUH PROSES, BUKAN TAKDIR. KESUKSESAN DATANG DENGAN USAHA KERAS. SALAM SUKSES...

TIPS SUKSES BELAJAR IPA (BIOLOGI, FISIKA, KIMIA) UNTUK SISWA SMP


TIPS SUKSES BELAJAR IPA (BIOLOGI, FISIKA, KIMIA) UNTUK SISWA SMP

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang terdiri atas Biologi, Fisika, dan Kimia adalah pelajaran yang menarik karena ketiganya meliputi segala sesuatu yang ada di sekitar kita, mulai bagian yang paling kecil (partikel penyusun atom) hingga yang paling besar (alam semesta). Sebagian besar siswa mengatakan bahwa untuk bisa mempelajari ilmu ini perlu kecerdasan yang lebih. Benarkah demikian? Jawabannya bisa YA, dan bisa juga TIDAK. Saimak Ulasan Berikut Ini!!!
Secara umum, kendala yang dihadapi oleh siswa dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam untu tingkat SMP antara lain :
  1. Tidak suka dengan pelajarannya.
  2. Sulit memahami/menangkap materi pelajaran yang diberikan.
  3. Tidak cocok dengan gurunya (di kelas), baik personalnya maupun cara mengajarnya.
  4. Tidak memiliki buku pendukung (referensi) yang memadai.
  5. Malas dan jenuh belajar.
Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, beberapa tips berikut bisa dicoba oleh kalian agar masalah-masalah tersebut bisa diatasi dengan baik. Berikut ini tipsnya, semoga bermanfaat dan sukses :
1.  Awali segala sesuatu dengan niat yang baik, apalagi belajar Suka ataupun tidak dengan pelajarannya, niatkan bahwa kalian akan belajar dan berharap mendapatkan manfaat dari ilmu yang akan dipelajari.
2.     Membuat target belajar. Jika kalian suka dengan pelajarannya, buatlah target yang tinggi untuk mendapatkan hasil terbaik. Namun, jika kalian tidak suka dengan pelajarannya, buat target kalian bisa melalui setiap tahap/ujian dengan baik, buat target nilai lulus, jangan sampai hanya karena mata pelajaran yang tidak disuka langkah kalian ke depan untuk meraih cita-cita menjadi terhambat.
3.        Menerima (dengan ikhlas) guru yang mengajar di kelas, siapapun guru tersebut.
4.        Menjalin komunikasi yang baik dengan guru di kelas. Bersikap baik dan menghormati guru.
5.      Tidak malu untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas berkaitan dengan materi pelajaran. Jika memungkinkan, tanyakan di dalam kelas, namun jika tidak memungkinkan tanyakan di luar kelas.
6.        Mengerjakan setiap tugas yang diberikan oleh guru dengan sungguh-sungguh.
7.      Tidak menyimpan rasa benci terhadap guru yang mengajar di kelas, karena hal ini bisa menjadi awal kegagalan kalian. Jika sampai hal ini terjadi, segera komunikasikan/sampaikan permasalahan ini kepada pihak/orang yang sanggup membantu memecahkan persoalan kalian. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut, usahakan untuk segera menemukan solusi dari masalah ini.
8.      Jika belum bisa menerima guru yang mengajar di kelas (tidak cocok dengan guru di kelas), meski telah berusaha, cari alternatif lain untuk belajar, seperti mencari guru lain di bimbingan belajar, memanggil guru privat atau guru lain yang kalian inginkan. Carilah guru yang membuat kalian merasa nyaman dalam belajar.
9.   Jika memiliki masalah-masalah dalam belajar, catat dalam buku/catatan khusus, kemudian tanyakan pada guru/orang yang dianggap bisa membantu mengatasi masalah kalian dengan baik.
10.  Memiliki buku referensi yang cukup untuk belajar. Semakin beragam buku referensinya, akan semakin baik. Milikilah dalam jumlah yang cukup (tidak terlalu banyak) agar lebih mudah dalam mempelajarinya.
11.    Jika buku referensi yang dimiliki masih kurang sementara keadaan ekonomi tak memungkinkan, meminjam pada kakak kelas, tetangga, famili adalah langkah yang baik.
12.    Memiliki buku catatan pelajaran yang rapi dan mudah dibaca.
13.    Pilihlah teman yang bisa membuat kalian lebih baik dalam belajar, teman yang rajin, pintar dan baik lebih utama dijadikan teman dibandingkan teman yang malas dan tidak serius dalam belajar.
14.    Membentuk kelompok belajar dengan teman dalam bentuk kelompok kecil, saling berbagi ilmu dan membangun persaingan yang sehat dalam belajar.
15.    Jika kalian ketinggalan pelajaran (karena sakit atau karena alasan yang lain), segera mencari tahu materi pelajaran yang telah diajarkan. Jangan tunggu disuruh, tetapi aktiflah mencari tahu, bisa melalui teman atau guru.
16.    Setiap pelajaran memerlukan konsentrasi untuk bisa menerima materi dengan baik, karena itu di dalam kelas pilihlah tempat duduk yang nyaman untuk belajar.
17.  Jika timbul rasa malas dalam belajar, segera kembalikan pada tujuan kalian belajar. Untuk menjadi orang yang berhasil, pantaskah memelihara rasa malas?
18.    Jika kalian merasa jenuh/bosan dalam belajar, selingi kegiatan belajar dengan hal-hal yang dapat membuat rileks dan santai agar tidak selalu tegang dan kaku, seperti menjalankan hobi yang disukai dan hiburan lain yang bersifat refreshing.
19.    Mengkonsumsi makanan sehat yang mendukung stamina tubuh sehingga dapat belajar dengan baik.

Cobalah mulai perlahan, semua butuh proses untuk menjadi sukses.


SALAM SUKSES, MASA DEPAN ADA DITANGANMU SENDIRI

Monday, December 31, 2018

Nilai Nilai Dasar Aparatur Sipil Negara (ASN)


Nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Penjelasan nilai ANEKA sebagai Berikut:

  1.  Akuntabilitas   : mencakup kepemimpinan, transparansi, integritas, tanggung jawab, keadilan, kepercayaan, keseimbangan, kejelasan dan konsistensi.
  2.  Nasionalisme   : sesuai dengan butir-butir dalam Pancasila, ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta sebagai perekat dan pemersatu bangsa, mencakup tenggang rasa, membangun rasa persaudaraan, solidaritas, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  3.  Etika Publik     : sopan santun, tata krama, melayani dengan hati, senyum, menjaga kerahasiaan data.
  4. Komitmen Mutu: Mencakup efektivitas, efisiensi dan inovasi.
  5. Anti Korupsi   : mencakup jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, tidak memanfaatkan BMN untuk keperluan pribadi, dan sederhana. 

Monday, October 15, 2012

BELAJAR BIOLOGI DENGAN MUDAH

“ TIPS “ BELAJAR BIOLOGI DENGAN MUDAH

1. RASIONAL
Pada umumnya, para siswa mengangggap pelajaran Biologi hanya “sebelah mata” saja. Mengapa demikian ? Sebab menurut alasan mereka, asal sering dibaca dan mendengarkan guru pada saat menerangkan di kelas, so pasti beres. Kemudian otomatis nilai Biologipun menjadi bagus. Betulkah demikian ? Sesederhana itukah cara belajar Biologi itu ? Untuk menjawab tidak,rasanya bagi siswa yang pandai faktanya memang benar, namun untuk menjawab ya, bagi siswa yang lain yang jumlahnya justru lebih banyak, ternyata hasilnya kurang bagus, kalau tidak mau dikatakan jelek (Mahfud, 2007 : 6). Lalu timbul pertanyaan, bagaimana cara mempelajari Biologi yang dapat diikuti oleh semua siswa dengan mudah ? Untuk dapat menjawab pertanyaan di atas memang tidak semudah membalik telapak tangan namun diperlukan “cara jitu” untuk dapat belajar Biologi dengan mudah.
2. TIPS BELAJAR BIOLOGI
Untuk dapat belajar Biologi dengan mudah, pertama – tama yang harus dilakukan, antara lain adalah :
a. Menumbuhkan Rasa Senang Terhadap Biologi
Cara termudah untuk menumbuhkan rasa senang terhadap Biologi adalah dengan menganggap buku Biologi sebagai buku bacaan yang menyenangkan, misalnya seperti buku cerita Harry Potter atau komik Crayon Sincan, sehingga kemana-mana selalu dibawa dan setiap ada waktu luang dapat dibaca. Disamping itu, untuk menumbuhkan rasa senang terhadap Biologi dapat pula dengan cara mengambil sesuatu yang menarik dari Biologi guna diperkenalkan kepada masyarakat.Misalnya mengambil gambar viruspenyebab penyakit AIDS, yaitu HIV ( Human Immunodeficiency Virus ) yang diperbesar dan disablonkan pada T-Shirt atau mengadakan penelitian di alam terbuka, praktikum di laboratorium dan sebagainya.
b. Secepat Mungkin Menyelesaikan Kesulitan
Bila kita sudah mulai senang dengan pelajaran Biologi, maka secara otomatis kita ingin mendalami Biologi. Namun tidak jarang pada saat kita membaca buku – buku Biologi tersebut terganggu dengan istilah – istilah yang kita belum mengenal atau pengertian – pengertian yang membingungkan. Jika menemukan hal yang demikian, maka segera saja menanyakan jawabannya kepada bapak dan ibu guru Biologi atau kita dapat mencari jawabannya pada kamus Biologi. Sebab bila kesulitan – kesulitan tersebut dibiarkan sampai berlarut – larut maka motivasi kita dalam belajar Biologi akan menurun. Bila hal ini terjadi, maka kita akan menganggap pelajaran Biologi itu sulit.
c. Membaca Secara Keseluruhan (Tuntas)
Bila saat ini kita akan menghadapi ujian, baik UTS maupun UAS maka segera siapkan buku catatan dan buku paket, lalu mulailah membaca bab – bab yang akan diujikan. Bab – bab yang sudah dibaca diberi tanda sehingga seluruh bab yang diujikan sudah terbaca. Pada tahap ini mungkin kita hanya dapat menyerap isinya antara 60 – 70 % atau mungkin di bawah itu, walaupun pernah diajarkan. Namun hal itu tidak menjadi masalah, sebab kita sudah mengetahui secara keseluruhan materi yang harus kita kuasai.
d. Pendalaman Masing – Masing Bab
Untuk dapat mendalami masing – masing bab dalam Biologi, ternyata tiap – tiap bab mempunyai karakteristik tersendiri cara pendalamannya. Contoh bab yang membahas Genetika (Pewarisan Sifat), pendalaman yang tepat adalah dengan cara sering mengerjakan latihan soal – soal, sebab didalamnya banyak dasar – dasar Matematika yang digunakan.Untuk bab – bab yang menekankan segi hafalan dan banyak menggunakan nama – nama latin, pendalaman yang pas adalah dengan mencoba menuliskan kembali nama – nama latin tersebut secara berulang – ulang sampai benar – benar hafal. Sedang untuk bab – bab yang menekankan proses dan letak, misalnya anatomi dan fisiologi (struktur dan fungsi) tubuh manusia, pendalaman yang paling mudah adalah dengan membuat “main mapping” atau bagan (sketsa) boleh juga gambar yang memudahkan proses dan letak sesuatu bab tersebut. Sebab dengan sekali melihat “main mapping” atau bagan (sketsa) atau juga melihat gambar dapat melebihi seribu kata – kata sebagai penjelasan.
e. Menghubungkan antara Bab Satu dengan Bab yang lain dan dengan disiplin ilmu yang lain
Setelah kita mendalami masing – masing bab, maka selanjutnya menghubungkan antara bab satu dengan bab lain yang saling berkaitan. Sebab ada bab yang menjadi prasyarat bab yang lain.Contohnya, kita akan kesulitan belajar Bioteknologi bila sebelumnya kita belum belajar Genetika (Pewarisan Sifat), Biologi Sel, Kimia,Reproduksi, sebab ilmu –ilmu tersebut mendasari untuk belajar Bioteknologi. Disamping itu, perlu juga dihubungkan dengan disiplin ilmu yang lain, misalnya untuk dapat belajar Evolusi dengan baik, maka kita harus belajar Sejarah, Geologi, danAnthropologi begitu seterusnya sehingga bab yang telah kita pelajari terdahulu tidak mudah lupa. Selain itu juga meyakinkan kita bahwa belajar Biologi mempunyai makna yang sangat luas.
f. Membuat “Jembatan Keledai” dan “Main Mapping”
Otak kita ibarat mesin perekam yang mempunyai “keterbatasan”. Oleh sebab itu, bila terlalu banyak informasi yang masuk, apalagi tidak teratur, maka jika sewaktu – waktu kita ingin “memanggil” akhirnya akan kesulitan. Untuk menghindari hal tersebut, maka informasi yang kita peroleh dari membaca harus kita atur sedemikian rupa sehingga memudahkan kita mengingat. Caranya dapat dengan membuat “jembatan keledai”, contoh untuk mengingat persebaran hewan Indonesia bagian tengah ( garis Alfred Russel Wallacea ), yaitu Komodo, Tapir, Babirusa, dan Anoa dapat dibantu dengan kalimat“ Kota Barua”. Contoh lain, misalnya untuk mengingat tahap – tahap pembelahan sel secara Meiosis khususnya pada tahap Profase I adalah Leptoten, Zygoten, Pakiten, Diploten, dan Diakinesis dapat dibantu dengan kalimat “ Lezy Pak Didik “ begitu dan seterusnya. Cara membuat “jembatan keledai “ ini terserah kita yang penting apa yang harus kita ingat itu dapat segera dimunculkan kembali.
Disamping membuat “jembatan keledai” masih ada lagi cara membuat kita mudah ingat, yaitu dengan cara membuat “main mapping” atau peta pikiran alias peta konsep. Agar dapat membuat “main mapping” dengan baik, pada saat membaca harus dapat membedakan mana yang termasuk bagian inti (ide pokok) dan yang mana bagian pelengkap (fakta pendukung). Bila kita sudah mahir membedakan dua hal tersebut, maka kita akan mudah membuat “main mapping” (peta konsep). Dengan cara kita membuat “main mapping” ini, masalah yang sulit dapat dibuat mudah dan materi yang banyak dapat dibuat menjadi sedikit. Dengan demikian otak kita menjadi lebih mudah mengingat.
3. PENUTUP


Tips belajar Biologi di atas baru bermanfaat manakala kita laksanakan dengan kesungguhan hati disertai niat dan motivasi tinggi, penuh konsentrasi, dilakukan secara teratur (kontinyu) dan harus sering diulang. Jika cara – cara di atas kita laksanakan sebaik – baiknya , maka kita akan tercengang melihat hasilnya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sunday, August 12, 2012

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
a. Definisi
Tidak begitu mudah untuk memberikan suatu definisi yang memadai mengenai sistem pendidikan nasional. Konsep sistem pendidikan nasional akan tergantung pada konsep tentang sistem, konsep tentang pendidikan dan konsep tentang  pendidikan nasional. Perlu pula disadari bahwa konsep me-ngenai pendidikan dan sistem pendidikan nasional tidak bisa semata-mata disimpulkan dari praktek pelaksanaan pendidikan yang terjadi sehari-hari di lapangan, melainkan harus dilihat dari segi konsepsi atau ide dasar yang me-landasinya seperti yang biasanya tersurat dan juga tersirat dalam ketetapan-ketetapan Undang-undang Dasar, Undang-undang Pendidikan dan peraturan-peraturan lain mengenai pendidikan dan pengajaran.
Undang-undang Nomor 4 Tahun 1950 yang merupakan produk perta-ma undang-undang pendidikan dan pengajaran sesudah masa kemerdekaan tidak memberikan definisi tentang konsep pendidikan, konsep pendidikan na-sional, maupun konsep sistem pendidikan nasional. Hanya saja, dalam kata pembukanya yang ditulis oleh Mr. Muhd. Yamin, Menteri Pendidikan, Penga-jaran dan Kebudayaan pada waktu itu, dikemukakan bahwa pendidikan nasi-onal merupakan landasan pembangunan masyarakat nasional, yaitu masya-rakat yang berkesusilaan nasional. Oleh karena itu, sistem pendidikan dan pe-ngajaran lama secara berangsur-angsur harus digantikan dengan sistem pendi-dikan dan pengajaran nasional yang demokratis. Memang dapat dimak1umi, bahwa pada masa-masa itu konsep dan gagasan pendidikan nasional meru-pakan reaksi dari sistim pendidikan kolonial yang bersifat diskriminatif dan elitis.
Pengertian yang 1ebih jelas mengenai pendidikan, pendidikan na-siona1 dan sistem pendidikan nasiona1 dapat dijumpai dalam Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem  Pendidikan Nasional. Dalam undang-undang ini    pendidikan    didefinisikan sebagai “Usaha sadar dan terencana un-tuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara” ( Pasal 1, ayat 1 ). Pendidikan nasional didefinisikan sebagai “pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. (pasal 1 ayat 2 ). Sedangkan yang dimaksud dengan sistem pendidikan nasional adalah “keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional” (pasal 1 ayat  3 ). Jadi dengan demikian, sistem (pendi-dikan nasiona1 dapat dianggap sebagai jaringan satuan-satuan pendidikan yang dihimpun secara terpadu dan dikerahkan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

b. Unsur-unsur Pokok Sistem Pendidikan nasional
Kazik (1969:1) mendefinisikan sistem sebagai “organisme yang diran-cang dan dibangun strukturnya secara sengaja, yang terdiri dari komponen-kumponen yang berhubungan dan berinteraksi satu sama lain yang harus berfungsi sebagai suatu kesatuan yang utuh untuk mencapai tujuan khusus yang telah ditetapkan sebelumnya”. Suatu sistem memiliki tiga unsur pokok: (1) tujuan, (2) isi atau  komponen, dan (3) proses. Kalau pendidikan nasional kita benar-benar merupakan suatu sistem, maka ia setidak-tidaknya memiliki tiga unsur pokok tersebut. Di samping itu, komponen-komponen sistem tersebut harus berhubungan dan berinteraksi secara terpadu. Suatu sistem (termasuk sistem pendidikan) dibangun dengan maksud untuk mewujudkan suatu tujuan tertentu. Sistem dibangun dari komponen-komponen dan kom-ponen-komponen bagian yang semuanya itu membentuk isi suatu sistem sebagai piranti untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Mekanisme dan prosedur beroperasinya serta berfungsinya komponen-komponen suatu sistem dalam upaya mewujudkan tujuan sistem merupakan proses sistem tersebut.
1) Tujuan Pendidikan Nasional
Apa tujuan yang ingin diwujudkan oleh pendidikan nasional?. Kalau  pendidikan  nasional  didefinisikan sebagai pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 serta berakar pada nilai-nilai agama dan kebudayaan nasional, maka pendidikan nasional dan sistem pendidikan nasional akan terbatas pengertiannya pada pendidikan dan sistem pendidikan pada masa sesudah proklamasi kemerdekaan, karena pendidikan pada masa penjajahan secara formal tidak berakar pada kebudayaan nasional dan tidak berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Sebagai konsekuensinya, rumusan-rumusan mengenai tujuan pendidikan nasional harus dicari dari dokumen-dokumen pada masa sesudah proklamasi kemerdekaan.
Sejak proklamasi kemerdekaan, tujuan pendidikan telah mengalami beberapa kali perubahan, mengikuti perubahan situasi politik yang terjadi pada masa-masa tersebut misalnya, pada masa permulaan kemerdekaan, tujuan pendidikan terutama berorientasi pada usaha “menanamkan jiwa patriotisme” (S.K. Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan No. 104/Bhg. 0, tanggal 1 Maret 1946}, karena pada masa itu negara ingin menghasilkan patriot bangsa yang rela berkorban untuk negara dan bangsa. Dengan semangat tersebut diharapkan kemerdekaan bisa dipertahankan dan dengan semangat itu pula kemerdekaan akan diisi.
Dengan keluarnya Undang-undang No. 4 Tahun 1950, rumusan tujuan pendidikan dan pengajaran mengalami perubahan. Pasal 3 undang-undang tersebut menetapkan bahwa “tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air”. Tekanan tampaknya diletakkan pada pembentukan warga negara yang demokratis dan warga negara yang bertanggung jawab sebagai antitesa warga masyarakat terjajah. Tujuan pendidikan ini tidak mengalami perubahan sampai pada saat undanq-undang No. 4 Tahun 1950 diberla-kukan untuk seluruh wilayah Republik Indonesia sebagai Undang-undang no. 12 tahun 1954.
Pada tahun 1965, pada saat Indonesia berada di bawah gelora Manipol/Usdek, rumusan pendidikan nasional disesuaikan dengan situasi politik pada masa itu. Melalui Keputusan Presiden Repu1ik  Indonesia No. 145 tahun 1965 tujuan pendidikan nasional dirumuskan sebagai berikut :
“Tujuan Pendidikan Nasional kita baik yang dise1enggarakan oleh pihak Pemerintah maupun Swasta, dari Pendidikan Prasekolah sampai Pendidikan Tinggi, supaya melahirkan warga negara Sosialis Indonesia yang susila, yang bertanggung jawab atas terse1eng-garanya masyarakat Sosialis Indonesia, adi1 dan makmur baik spirituil dan materiil dan yang berjiwa Pancasila, yaitu:
(a) Ke-Tuhanan yang Maha Esa
(b) Prikemanusiaan yang adil dan beradab,
(c) Kebangsaan
(d) Kerakyatan
(e) Keadilan Sosial seperti dijelas-kan dalam Manipol/Usdek”.
Sesudah terjadinya peristiwa G30S/PKI, kembali rumusan tujuan pendidikan mengalami perubahan. Berdasarkan ketetapan Majelis Permu-syawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia No. XXVII/MPRS /1966, tujuan pendidikan dirumuskan sebagai berikut: “Membentuk manusia Pancasilais sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan seperti yang dikehendaki oleh Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 dan isi Undang-undang Dasar 1945″. Pada  masa  ini  tujuan  pendidikan  tampaknya  diti-tikberatkan pada pembentukan manusia Pancasilais sejati, karena pada masa itu  barangkali  banyak  ditemukan  manusia  Pancasilais  palsu yung tidak sepenuhnya berpegang pada Pancasila dan UUD 1945 yang murni.
Pada tahun 1973, MPR hasil pemilihan umum menge1uarkan ketetapan No. IV/MPH/1973 yang dikenal dengan nama Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Dalam ketetapan tersebut dirumuskan pula tujuan nasional pendidikan yang baru berbunyi sebagai berikut :
“Pendidikan pada hakikatnya ada1ah usaha sadar untuk mengem-bangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup. 0leh karenanya, agar pendidikan dapat dimiliki o1eh se1uruh rakyat sesuai dengan kemampuan masing-masing individu, maka pendidikan ada1ah tanggung jawab keluarga, masyarakat dan Pemerintah. Pembangunan di bidang pendidikan didasarkan atas Falsafah Negara Pancasila dan diarahkan untuk membentuk manusia-manusia pembangunan yang berPancasila dan untuk membentuk Manusia Indonesia yang sehat jasmani dan rohaninya, memi1iki pengetahuan dan keterampilan, dapat me-ngembangkan kreativitas dan tanggung jawab, dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur, men-cintai bangsanya dan mencintai sesama manusia sesuai dengan ketentuan yang temaktub dalam dalam Undang-undang Dasar 1945″.
Rumusan tujuan pendidikan nasional dalam Undang-undang No. 2 Tahun 1989.   Pasal 4 undang-undang tersebut  menyatakan  bahwa :
“Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa dan yang berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampi1an , kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.”
Sementara itu, rumusan tujuan pendidikan nasional yang terbaru dapat dibaca dalam UU No. 20 tahun 2003 Bab II pasal 3 yang menegaskan bahwa : “Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
Mempelajari rumusan-rumusan tujuan pendidikan yang dikemukakan di atas beberapa kesimpulan dapat ditarik:
a) Tujuan pendidikan nasional cukup sering berubah mengikuti perubahan situasi politik yang terjadi pada suatu masa.
b) Tujuan pendidikan yang  dirumuskan pada umumnya sangat idea1istis, dan tampaknya kurang memperhatikan kemungkinan-kemungkinan kesulitan dalam pelaksanaannya di1apangan.
c) Perubahan tujuan tampaknya tidak secara maksimal diikuti dengan perubahan strategi dan piranti yang memungkinkan tujuan tersebut dapat diwujudkan.
2) Komponen-Komponen Sistem Pendidikan Nasional
Lepas dari sega1a variasi rumusan tujuan pendidikan yang telah dike-mukakan di atas, pendidikan nasional merupakan suatu proses yang di-maksudkan untuk membentuk sejumlah kemampuan manusia Indonesia dari berbagai tingkat usia dan golongan yang meliputi: kemampaun kepribadian dan moralitas, kemam-puan inte1ektua1, kemampuan sosial  kemasyarakatan,  kemampuan vokasional, kemampuan jasmani dan kemampuan-kemampuan lainnya. Untuk mewujudkan tujuan yang beraneka ragam tersebut diperlukan satuan-satuan dan jalur-jalur pen-didikan yang merupakan komponen-komponen sistem pendidikan nasional. Komponen-komponen sistem pendidikan nasional tersebut dapat dibagi dalam dua go1ongan besar yaitu: (1) Satuan Pendidikan Sekolah dan (2) Satuan Pendidikan Luar Sekolah.
Satuan Pendidikan Sekolah merupakan bagian dari  sistem pendi-dikan yang bersifat formal, berjenjang dan berkesinambungan, Dilihat dari jenjangnya, pendidikan sekolah dapat dibagi menjadi Pendidikan Prasekolah, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. Dilihat dari sifatnya, pendidikan sekolah dapat diklasifikasikan lagi menjadi pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan, pendjdikan keagamaan, pendidikan akademik dan pendidikan profesional.
Satuan pendidikan luar sekolah meliputi:  pendidikan dalam keluar-ga, pendidikan melalui kelompok-kelompok belajar, kursus-kursus, dan satuan-satuan pendidikan lain yang sejenis. Pendidikan pada satuan pendidikan ini bisa bersifat informal, formal, maupun formal.
Sebenarnya masih ada lagi jenis pendidikan lain yang mempunyai potensi untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia. Jenis pendidikan tersebut adalah pendidikan oleh dan untuk diri sendiri atau pendidikan yang diperoleh secara otodidak melalui membaca, memper-hatikan, bertanya, mencari tahu serta bentuk-bentuk pendidikan informal lain yang dipero1eh  dari  berbagai media  massa  dan  sumber belajar 1ainnya.
Dalam usaha untuk menyediakan kesempatan belajar yang se1uas-1uasnya bagi setiap warga negara serta mendorong terwujudnya masya-rakat belajar melalui proses belajar yang berlangsung seumur hidup, maka semua komponen atau satuan pendidikan harus tersedia dan terbuka bagi semua warganegara yang memerlukan dan siap memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Begitu juga, semua satuan pendidikan harus bekerja secara seimbang dan berinteraksi satu sama lain dalam suatu kesatuan sistenm yang merupakan suatu kebulatan. Misalnya, di negara kita pendidikan dalam keluarga belum memainkan peranan yang berarti. Padaha1 Iandasan yang ditanamkan dalam keluarga sangat besar penga-ruhnya bagi proses pendidikan anak selanjutnya. 0leh karena itu partisipasi keluarga dalam proses pendidikan per1u ditingkatkan .
Keberhasilan komponen-komponen sistem pendidikan dalam menunaikan fungsinya juga tergantung pada adanya beberapa sarana penunjang yang ikut membantu berfungsinya komponen-kornponen atau satuan-satuan pendidikan tersebut. Beberapa di antara sarana penunjang dalam sistem pendidikan kita ada1ah: kurikulum, tenaga kependidikan, sumberdaya pendidikan dan pengelolaan .
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu ( UU No. 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 19 ). Kurikulum disusun sebagai alat untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasiona1. Kuriku1um pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi, potensi daerah, dan peserta didik. Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan : peningkatan iman dan taqwa; peningkatan akhlak mulia; peningkatan potensi,kecerdasan, dan minat peserta didik; keragaman potensi daerah dan lingkungan; tuntutan pembangunan daerah dan nasional; tuntutan dunia kerja; perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; agama; dinamika perkembangan global; persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. (UU No. 20 thn 2003 pasal 36).
Tenaga kependidikan merupakan ujung tombak usaha perwujudan tujuan pendidikan. Tugas pokok mereka adalah menyelenggarakan ke-giatan mengajar, melatih, meneliti, mengembangkan, mengelola, dan/atau memberikan pe1ayanan teknis dalam bidang pendidikan. Mereka terdiri dari tenaga-tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, penilik, penga-was, peneliti dan pengembang dalam bidang pendidikan, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar. Mereka seharusnya merupakan orang-orang yang profesional yang menguasai tugasnya dan memiliki dedikasi dalam melaksanakan tugasnya.
Berhasilnya suatu satuan pendidikan dalam menunaikan fungsinya perlu ditunjang dengan penyediaan sumberdaya pendidikan yang meliputi: gedung dan perlengkapannya, sumber belajar seperti buku-buku dan alat-alat bantu mengajar dan dana yang memadai.
Meskipun pengelolaan pendidikan nasional berada di bawah tang-gung jawab Menteri Pendidikan Nasional, sebagian tanggung jawab pengelolaan perlu diserahkan kepada pejabat yang langsung berhadapan dengan penyelenggaraan proses pendidikan.
3)  Proses Sistem Pendidikan Nasional
Yang dimaksud proses dalam sistem pendidikan nasional adalah mekanisme kerja dalam bentuk berbagai ketentuan, aturan, maupun prosedur yang memungkinkan seluruh komponen sistem pendidikan (pendidikan luar sekolah dan pendidikan. sekolah untuk berbagai jenis dan jenjang) bekerja dan menunaikan fungsi untuk mencapai tujuan yang te1ah ditetapkan. Aturan-aturan tersebut meliputi aturan-aturan mengenai persyaratan masuk ke dalam suatu jenjang dan/atau jenis pendidikan, mata ajaran yang dipelajari dan untuk berapa lama dipelajari, buku-buku yang dipergunakan, prosedur dan tata cara penyelenggaraan pengajaran termasuk metode mengajar dan sistem evaluasi yang dipergunakan, banyaknya pertemuan dalam satu minggu, serta sejumlah aturan lain yang menyangkut pelaksanaan proses pendidikan dan pengajaran.
Sebagian dari aturan-aturan ini ditetapkan dalam bentuk Undang-undang, Peraturan-peraturan Pemerintah, instruksi dari pejabat pendidikan pada berbagai tingkatan dan ketentuan-ketentuan yang dikembangkan sendiri oleh suatu satuan pendidikan baik yang dinyatakan secara tertulis maupun tidak tertulis. Kerapkali komponen-komponen sistem pendidikan yang ada tidak mampu menunaikan fungsinya dengan baik karena tidak ada aturan yang menuntun proses kerjanya, atau karena aturan-aturan yang ada kurang memadai atau seringkali berubah-ubah. Oleh karena itu, aturan-aturan yang bersifat fundamental perlu ditetapkan dalam bentuk ketetapan yang lebih permanen sifatnya seperti undang-undang atau peraturun-peraturan pemerintah.
Tidak   semua   aturan   yang   menuntun   proses penyelenggaraan pendidikan harus diatur melalui undang-undang atau peraturan pemerintah. Aturan-aturan yang bersifat lebih dinamis dan mudah berubah sebaiknya ditetapkan dalam bentuk ketentuan-ketentuan yang dapat diubah dengan cepat.
4.Realisasi Si.stem Pendidikan Nasional dan Permasalahannya
a. Realisasi Sistem Pendidikan Nasional
Undang-undang No. 20 Tahun 2003 yang kita anggap sebagai sumber utama gagasan sistem pendidikan nasional belum genap berusia 1 tahun. Oleh karena itu, mungkin masih terlalu dini untuk menilai realisasi serta pelaksanaannya di lapangan. Peraturan-peraturan pemerintah yang membe-rikan pedoman pelaksanaannya belum disusun. Setelah ketentuan-ketentuan dalam peraturan-peraturan pemerintah itu disusun barulah dapat dirancang kegiatan-kegiatan pelaksanaannya. Berdasarkan gambaran di atas, dapat diperkirakan bahwa realisasi pelaksanaan undang-undang mengenai sistem pendidikan nasional secara utuh akan masih memerlukan waktu.
Masyarakat mungkin menaruh harapan yang besar akan kemampuan undang-undang ini dalam menangani masalah-masalah pendidikan. Ada kesan bahwa semua persoalan pendidikan akan bisa diselesaikan – setidak-tidaknya akan lebih mudah diselesaikan – setelah undang-undang ini diberlakukan. Harapan semacam itu mungkin agak berlebihan, karena fungsi utama undang-undang ini pada dasarnya adalah sebagai sumber acuan untuk memulai langkah-langkah pembenahan dalam upaya pendidikan. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membuat hal-hal yang diatur dalam undang ini menjadi suatu kenyataan.
Perlu disadari bahwa UU No. 20 Tahun 2003 tidak mungkin dapat mengatur semua kegiatan pendidikan yang terjadi di lapangan. Undang-undang pendidikan nasional hanya mampu memberikan arah, dan mem-berikan prinsip-prinsip dasar untuk menuju arah tersebut, serta mengatur prosedurnya secara umum. Realitas pe1aksanan pendidikan di lapangan akan banyak ditentukan oleh petugas yang berada di barisan paling depan, yaitu guru, kepala sekolah dan tenaga-tenaga kependidikan lainnya.
b.  Masalah-Masalah Pendidikan  Yang  Ada Sekarang
Pendidikan kita sekarang ini setidak-tidaknya sedang dihadapkan pada empat masalah besar: masalah mutu, masalah pemerataan, masalah motivasi, dan masalah keterbatasan sumberdaya dan sumberdana pendidikan.
1) Secara umum pendidikan kita sekarang ini tampaknya lebih menekankan pada akumulasi pengetahuan yang bersifat verbal dari pada penguasaan keterampilan, internalisasi nilai-nilai dan sikap, serta pembentukan ke-pribadian. Di samping itu kuantitas tampaknya lebih diutamakan dari pada kualitas. Persentase atau banyaknya lulusan lebih diutamakan daripada apa yang dikuasai atau bisa dilakukan oleh lulusan tersebut.
2)  Pola motivasi sebagian besar peserta didik lebih bersifat maladaptif daripada adaptif. Pola motivasi maladaptif lebih berorientasi pada penampilan (performance) daripada pencapaian suatu prestasi (achie-vement) (Dweck, 1986), suatu bentuk motivasi yang lebih mengutamakan kulit luar daripada isi. Ijazah atau gelar lebih dipentingkan daripada substansi dalam bentuk sesuatu yang benar-benar dikuasai dan mampu dikerjakan.
3) Kualitas proses dan hasil pendidikan belum merata di seluruh tanah air. Masih ada kesenjangan yang cukup besar dalam proses dan hasil pendidikan di kota dan di luar kota, di Jawa dan di luar Jawa. Pendidikan kita sekarang ini masih belum berhasil meningkatkan kualitas hasil belajar sebagian besar peserta didik yang pada umumnya berkemampuan sedang atau kurang. Pendidikan kita mungkin baru berhasil meningkatkan kemam-puan peserta didik yang merupakan bibit unggul.
4) Pendidikan kita sekarang, juga masih dihadapkan pada berbagai kendala, khususnya kendala yang berkaitan dengan sarana/prasarana, sumberdana dan sumberdaya, di samping kendala administrasi dan pengelolaan. Admi-nistrasi serta sistem pengelolaan pendidikan kita pada hakikatnya masih bersifat sentra1istis yang sarat dengan beban birokrasi . O1eh karena itu persoa1an-persoa1an pendidikan masih sulit untuk ditangani secara cepat, efektif dan efisien.
Apabila    kondisi    pendidikan    seperti    ini    berlangsung terus dan tidak bisa diubah, disangsikan apakah bangsa kita dapat bersaing dengan bangsa lain pada masa-masa yang akan datang . Dalam menghadapi persa-ingan dalam mengejar keunggulan, khususnya keunggulan dalam bidang ekonomi, manusia Indonesia barus bisa ditingkatkan kualitasnya. Manusia yang berkualitas hendaknya tidak diartikan sebagai manusia yang sekedar     berpengetahuan luas, melainkan juga manusia yang terampil,  ulet,  kreatif,  efisien dan efektif, sanggup bekerja keras, terbuka, bertanggung jawab, punya kesadaran nilai dan moral, di samping tentu saja beriman dan taqwa. Di samping itu, haruslah diupayakan agar sebagian  besar manusia Indonesia dapat memiliki sifat-sifat tersebut. Sebagai suatu perbandingan,  keberhasilan pendidikan Jepang terletak pada kesanggupannya meningkatkan kemampuan sebagian besar anak didik mereka dengan cara mendorong dan mengajar mereka bekerja keras sejak aval untuk mencapai prestasi yang maksimal dan tidak semata-mata mengandalkankan pada bakat dan kemampuan alamiah. Sebaliknya, pendidikan Amerika lebih  mengandalkan hasil pendidikannya dari anak-anak yang memiliki kemampuan tinggi ( Gordon, 1987; Sidabalok, 1989 ).
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003  telah    meletakkan  landasan     bagi pembangunan sistem pendidikan nasional  yang dapat dijadikan sebagai titik acuan dalam pengembangan pendidikan 1ebih lanjut. Apabila kita percaya bahwa kemampuan survival bangsa kita dimasa-masa yang akan datang ditentukan oleh kualitas sumberdaya manusia yang dimilikinya, begitu juga apabila kita percaya bahwa pendidikan merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, maka sistem pendidikan nasional harus diupayakan agar dapat memecahkan masalah serta mengatasi kendala-kendala yang disebutkan di atas.
c.  Usaha-usaha ke arah pemecahan masalah
Sesuai dengan masalah-masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tugas utama dalam pelaksahaan sistem pendidikan nasional kita adalah bagai-mana meningkatkan kualitas proses pendidikan sehingga dapat menghasilkan tenaga kerja berkualitas yang kompetitif untuk bersaing setidak-tidaknya dengan tenaga kerja lain di kawasan Asia Tenggara. Perjuangan dalam me-ningkatkan mutu pendidikan menuntut adanya kerja keras dari semua tenaga kependidikan serta kerjasama antara sesama satuan pendidikan.
Undang-undang  No. 20 Tahun 2003 tentang  Sistem Pendidikan    Na-sional tidak secara eksplisit mengatur masalah mutu pendidikan,   melainkan    hanya    menyebutkan faktor-faktor yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi mutu pendidikan, seperti: tujuan pendidikan, peserta didik, tenaga kependidikan, sumberdaya pendidikan, kurikulum, evaluasi, penge-lolaan dan pengawasan.

Mangieri (1985, hlm.1) menyebutkan 8  faktor  yang  paling sering disebut-sebut sebagai faktor yang mempengaruhi mutu   pendidikan. Kede-lapan faktor   tersebut adalah; kurikulum yang ketat, guru yang kompeten, ci-ri-ciri keefektifan, penilaian, keterlibatan orang tua dan dukungan masyarakat, pendanaan yang    memadai,  disiplin yang  kuat, dan keterikatan pada ni1ai-ni1ai tradisiona1. Komisi nasional mengenai keunggulan dalam bidang pen-didikan Amerika dalam laporannya yang terkenal berjudul  A Nation at risk merekomendasikan bahwa
keunggulan (exelence) dalam bidang  pendidikan   dapat diwujudkan me1a1ui cara-cara berikut: menambah banyaknya pekerjaan  rumah, mengajar siswa sejak  permu1aan keterampi1an belajar dan bekerja, melakukan pengelolaan kelas yang lebih baik, sehingga waktu sekolah bisa dimanfaatkan semaksima1 mungkin, menerapkan aturan yang tegas mengenai tingkah laku di sekolah dan mengurangi beban administrasi guru.
Persoa1an kedua ada1ah bagaimana mendemokratiskan sistem pen-didikan dalam arti yang sesungguhnya. Semua pasal 4,5, dan 6  UU No. 20 Tahun 2003 mengatur agar sistem pendidikan nasiona1 kita memberikan ke-sempatan yang sama kepada semua warga negara untuk mempero1eh pen-didikan secara demokratis. Namun dalam praktek, kesempatan tersebut baru terbatas pada kesempatan yang sama dalam mempero1eh pendidikan – yang cukup banyak diantaranya masih berkua1itas rendah – be1um kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tinggi. Pendidikan yang rendah kualitasnya tidak banyak artinya dalam kehidupan. Karena kualitas ditentukan oleh biaya, pendidikan yang berkualitas baru bisa diriikmati oleh sebahagian kecil warganegara yang memiliki kelebihan da1am kemampuan intelektua1 maupun kemampuan ekonomis.
Usaha untuk mendemokratiskan serta memeratakan kesempatan mem-peroleh pendidikan yang berkualitas antara lain dapat dilakukan dengan menstandardisasikan fasilitas lembaga penyelenggara pendidikan dan menye-1enggarakan kewajiban belajar. Semua lembaga pendidikan yang sejenis, apakah lembaga pendidikan tersebut berada di Jawa atau di luar Jawa perlu diusahakan agar memiliki fasilitas pendidikan yang setara dan seimbang: antara lain dalam bentuk gedung yang memadai, perlengkapan serta peralatan belajar yang mencukupi, kualifikasi guru yang memenuhi syarat dengan sistem insentif yang mendorong kegairahan kerja, dan satuan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan nyata. Standarisasi fasilitas dan kondisi pendidikan diharapkan dapat menghasilkan standarisasi mutu. Dengan cara ini pada saatnya nanti , anak-anak yang berdomisili di luar Jawa tidak banyak lagi yang menginginkan bersekolah di Jawa, karena mutu pendidikan di daerah mereka setara atau malahan lebih tinggi dibandingkan dengan mutu pendidikan di Jawa.
Kewajiban belajar merupakan upaya lain untuk mendemokratiskan kesempatan memperoleh pendidikan. Melalui kewajiban belajar yang dise-lenggarakan dan dibiayai oleh negara, semua anak Indonesia akan mempe-roleh kesempatan untuk rnengikuti pendidikan sampai pada usia atau tingkat pendidikan tertentu. Melalui kewajiban belajar usaha untuk menaikkan tingkat pendidikan sebagian besar warga-negara dapat dilakukan secara lebih cepat. Pasal 34 ayat 1 UU No. 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa setiap warganegara yang berusia 6 (enam) tahun dapat mengikuti program wajib belajar. Sementara itu ayat 2 menegaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Bahkan pada ayat 3 mengatakan bahwa wajib belajar itu merupakan tanggung jawab negara. Mengingat demikian vitalnya peranan kewajiban belajar dalam upaya peningkatan kemampuan warganegara, maka peraturan pemerintah yang akan mengatur pelaksanaanya perlu segera dikeluarkan, sebagaimana yang dicantumkan dalam pasal 4 pasal 34.
Sulit diterima kalau ada orang yang mengatakan bahwa anak-anak yang hidup pada masa sekarang ini kurang cerdas bila dibandingkan dengan anak-anak dari generasi sebelumnya. Soalnya kondisi kehidupan pada masa sekarang ini jauh lebih baik dari masa sebelumnya. Namun demikian, ada bukti-bukti yang menunjukkan bahwa prestasi belajar anak-anak sekarang ini untuk beberapa bidang studi tertentu cukup memprihatinkan. Satu-satunya alasan yang bisa dipergunakan untuk menerangkan  gejala ini adalah  bahwa mereka kurang memiliki motivasi untuk belajar. Mereka pada umumnya kurang tekun, cepat menyerah kalau menghadapi kesulitan, dan lebih me-nyukai pelajaran yang mudah daripada pelajaran yang sukar. Oleh karena itu, adalah merupakan tanggung jawab semua lembaga pendidikan untuk mena-namkan kesadaran kepada peserta didiknya akan pentingnya usaha dan kerja keras dalam belajar

5)Pembaharuan Pendidikan
Sistem pendidikan selalu menghadapi tantangan baru, dengan serta merta timbulnya kebutuhan-kebutuhan baru untuk menghadapi tantangan baru itu pendidikan berupaya melakukan pembaharuan dengan jalan menyempurnakan sistemnya.
Pembaharuan yang terjadi meliputi landasan yuridis, kurikulum dan perangkat penunjangnya, struktur pendidikan, dan tenaga kependidikan
1. Pembaharuan pendidikan yang sangat mendasar ialah pembaharuan yang tertuju pada landasan yuridisnya karena landasan yuridis berhubungan dengan hal-hal yang bersifat mendasari semua kegiatan pelaksanaan pendidikan dan mengenai hal-hal yang penting seperti komponen struktur pendidikan, kurikulum, pengelolaan, pengawasan, ketenagaan.
2. Pembaharuan kurikulum yaitu sifatnya mempertahankan dan mengubah
3. Pembaharuan pola masa studi termasuk pendidikan yang meliputi pembaharuan jenjang dan jenis pendidikan serta lama waktu belajar pada suatu satuan pendidikan
4. Pembaharuan tenaga kependidikan adalah tenaga yang bertugas menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, melatih, meneliti, mengembangkan, mengelola, memberikan pelayanan teknis dalam bidang pendidikan.
DAFTAR PUSTAKA

Center for Informatics office of Education an Cultural Research and Development Ministry of Education an Culture, (1990) Jakarta: education Indicator: Indonesia
Depdikbud (1989) UU RI No. 2 tahun 1982 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta; Balai Pustaka
Nana Sudjana, (1989). Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum. Jakarta: P2G Depdikbud

TIPS SUKSES JUALAN DITIKTOK BAGI PEMULA

Hallo para pemula yang ingin berjualan di tiktok. berikut beberapa tips cara sukses berjualan di TikTok: Pilih produk yang tepat. Hal Apa Ya...